Senyum, Sapa, Salam

Halo teman – teman muda!
Tahukah kalian mengenai budaya 3S, Senyum – Salam – Sapa? Budaya senyum salam sapa adalah kebiasaan baik yang amat lekat pada budaya masyarakat Indonesia, karena indonesia merupakan negara yang terkenal dengan keramah-tamahan sebagai bagian dari budaya kita. 
Budaya senyum, salam, sapa barangkali sudah sering kita dengar dari guru – guru kita semasa berada di sekolah dasar, karena 3S merupakan salah satu dasar nilai moral yang harus ditanamkan sejak dini untuk membentuk manusia – manusia berkualitas dan berakhlak baik. Hal ini ditanamkan dengan harapan akan menjadi kebiasaan bagi kita hingga dewasa, dan kembali ditanamkan ke anak cucu kita kelak. 

Budaya 3S memiliki efek yang luar biasa bagi orang yang melakukannya. Ketika kita bertemu dengan orang lain yang sedang senyum atau menyapa atau mengucapkan salam atau malah melakukan ketiga-tiganya sekaligus, secara tidak sadar hal tersebut mampu memberikan kedamaian di hati kedua-duanya. Ketika orang sedang mempunyai masalah dan hatinya panas kemudian mendapat senyuman dari orang lain, hatinya akan terasa dingin ibarat bara api yang terkena air.

Senyum
Gerak tawa ekspresif yang tidak bersuara untuk menunjukkan rasa senang, gembira, suka, dan sebagainya dengan mengembangkan bibir sedikit.

Sapa

Sapa dalam KBBI berarti perkataan untuk menegur orang lain (mengajak bercakap-cakap dsb.) 
Sapa dapat dilakukan dengan menyebutkan nama orang yang kita temui, atau dengan mengucapkan kata “Hey”, “Hallo” dan lain-lain.

Salam
Salam adalah suatu tindakan untuk memberikan rasa damai atau menyatakan hormat kepada orang lain. Pengertian kata salam itu sendiri menurut KBBI adalah damai atau pernyataan hormat. Salam bisa berbentuk ucapan seperti “Selamat Pagi” , “Selamat Siang”, “Selamat Malam” san sebagainya.