Struktur Bidang

WAKIL KEPALA SEKOLAH

Wakil Kepala Sekolah merupakan guru yang diberikan tugas tambahan khusus untuk membantu Kepala Sekolah dalam mengelola bidang akademik, kesiswaan, sarana prasarana, hubungan kemasyarakatan (humas) disekolah. Disamping mengajar, guru yang diberi tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) juga bertanggung jawab membantu kegiatan perencanaan manajemen di sekolahnya. 

Wakil Kepala Sekolah dalam melaksanakan tugasnya diberikan Surat Keputusan (SK) dari Kepala Sekolah. Guru yang mendapat tugas tambahan sebagai Wakil Kepala Sekolah juga diakui dengan beban kerja 12 Jam Tatap muka perminggunya, tetapi Jumlah Wakil Kepala Sekolah yang diakui dapodik akan diperhitungkan dengan jumlah rombongan belajar (rombel) yang ada.

Sekolah dengan jumlah rombongan belajar (rombel) yang banyak (sekolah besar) tentunya diperbolehkan memiliki wakil kepala sekolah yang banyak sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Begitu juga kebalikanya, sekolah dengan rombongan belajar (rombel) sedikit (sekolah kecil) tidak diperbolehkan memiliki wakil kepala sekolah yang berlebih. 

Jumlah Wakil Kepala Sekolah diatur dalam Permendiknas Nomor 35 Tahun 2010 dengan jumlah maksimal 4 orang yaitu: Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bidang Kesiswaan, Bidang Sarana Prasarana, dan Bidang Hubungan Kemasyarakatan (Humas).

Berdasarkan Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 dan SK Dirjen Dikdasmen Depdiknas RI Nomor 541/C.C3/Kep/MN/2004 jumlah wakil kepala sekolah SMA/SMK adalah:

SMA/SMK memiliki 4 wakil kepala sekolah (Kurikulum, Kesiswaan, Sarana Prasarana, dan Hubungan Masyarakat)